- Kencur Buta -
Asing
Terasing
Ku kenali,
Tak dikenali
Aku
Tiga pasang mata
Berbicara saja
juga bangunan tua
sekeranjang kue juga
Riuh
banyak mulut mengangah
Tapi tetap saja,
sendiri aku
mata-mata itu
hanya tak tahu
Hidungku dikenali disini
depan meja minum
depan pagar
dan disetiap lorong jalan
yang biasa mereka lewati
hahaha,,,
Aku gila dengan sendirinya
Sering dibaca
-
Hai pembaca yang entah darimana. Aku sedang ingin menulis beberapa catatan untuk waktu ini. Sepertinya ini akan sedikit berlebih kedengaran...
-
Sebuah Catatan. Anggap saja ini curhat. Baris kedua setelah aku bercerita dengan Tuhanku untuk sebuah gelombang yang selalu dinamik. Masih p...
-
Catatan lanjutan. Gelap ini bercerita. Emosi yang ditahan meletup. Ini sudah pernah terjadi sebelumnya. Ya.. letupan emosi sebuah lelaki ya...
-
Tulisan ini lanjutan dari post " Iklan Tv, Propaganda terbesar di Indonesia [bagian 1] " yang tetap dengan tema yang sama. Saat i...
-
Mripate ndamar kanginan . Mripat , adalah mata , ndamar berasal dari tembung damar , yaitu lampu minyak dengan sumbu. Tembung damar mend...
-
Propaganda! Aku, kamu, kalian, kita semua telah masuk dalam sebuah propaganda yang (mungkin) tidak disadari. Silahkan koreksi sendiri! Apa ...
-
Beberapa waktu lalu saya mengunjungi sebuah sekolah tingkat dasar (TK). Sebenarnya hanya kebetulan saja karena saudara saya seorang pengaja...
-
“Meong … !!” reflek kucingku ketika tak sengaja kutendang saat merubah posisi kaki di atas kasur. Jam menunjukkan pukul 02.00 malam. Ta...
-
- Annisa - Aku pelacur, melacurkan rindu pada larik, tercekik Rindu ialah embun pagi kehilangan mentari Masing-masing semangat meng...
-
Ndamar - Beberapa hari ini kuhabiskan waktu bersama jalan dan koran. Informasi silih berganti lalu lalang seperti lalat terbang. Mereka bil...