Sebuah Catatan.
Anggap saja ini curhat. Baris kedua setelah aku bercerita dengan Tuhanku untuk sebuah gelombang yang selalu dinamik. Masih pada sebuah keyakinan bahwa akan ada sebuah jawaban dari tiap pertanyaan.
Aku memilih untuk menikmati sebuah kejutan masa depan, memilih untuk melewati labirin-labirin yang entah sampai dimana. Menyimpan paradigma-paradigma yang ku susun dengan sadar.
Memperbaiki tiap kesalahan dari sebuah pilihan. Mereka bilang mengalir saja, sedang aku manusia yang begitu saja mudah. Mereka bilang ikuti saja, sedang aku tipe membaca.
Saat dimana aku mendapati sebuah ruang, seperti paradigma yang tersimpan. Mereka ingin dibaca kembali atau hanya sebuah godaan ? Mereka bilang ini jawaban, sedang aku masih membaca.
Masih pada sebuah ruang. Untuk sebuah putih yang terbaca ini menjadi. Sepertinya aku akan larut pada sebuah surga tempurung manusia, Aku harus kembali.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Sering dibaca
-
Mripate ndamar kanginan . Mripat , adalah mata , ndamar berasal dari tembung damar , yaitu lampu minyak dengan sumbu. Tembung damar mend...
-
Modernisasi dalam ilmu sosial merujuk pada sebuah bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang leb...
-
[ndamar] - Ular tangga adalah permainan papan untuk anak-anak yang dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Papan permainan dibagi dalam kotak-ko...
-
Saat aku ingin tersesat, hanya untuk mengantar jenuh pada tapak-tapak kaki yang mengering perlahan. Dan akan ku hujani sepi dengan deret a...
-
"Enak tidak selalu nikmat, tapi nikmat selalu enak" [ndamar] - Sebuah kalimat yang terucap sebelum makan di gang sempit itu. ...
-
Tulisan ini lanjutan dari post " Iklan Tv, Propaganda terbesar di Indonesia [bagian 1] " yang tetap dengan tema yang sama. Saat i...
-
becak reot terlelap sepi mampus dikota mati sesekali dera kenalpot lewat, begitu cepat muncul wanita tua dari gang sempit, mendekat d...
-
Jakarta banjir. Sepertinya bencana tersebut sudah menjadi hal yang biasa di masyarakat jakarta, begitu juga dengan masyarakat diluar j...
-
[kanginan] sajak pagi siluet pagi. bersama dering pesanmu, telat masuk replay pun tak terbalas meski terbaca olehmu menikmatimu pada ...
-
Hai pembaca yang entah darimana. Aku sedang ingin menulis beberapa catatan untuk waktu ini. Sepertinya ini akan sedikit berlebih kedengaran...