Aku, Cemburu Cinta
- Aku, Cemburu Cinta -
Aku adalah lafadz-lafadz lama, sedang kamu adalah arti;
bagaimana dengan singgasana tak bertahta
Aku adalah lafadz-lafadz lama, sedang kamu adalah arti,
bukankah semestinya satu
Aku sampan bidar, mendebur bersama angin, akan seperti ombak,
bergulung tak bertuan tanpa kau tiup torempetmu
Cemburuh adalah berbagi rasa,
juga darah meninggalkan jejak pada bilik kiri juga kanan,
untuk tetap bergetar
Cemburu adalah senja,
saat terang berebut dengan malam,
dan sepi tetap menelan satu atau dua
Cemburu adalah flu,
datang dengan api meninggalkan asap
cinta adalah kematian tersimpan,
sakit meringgit, langit, terpendam seduh sedan
cinta adalah bara sedang kayu begitu ringkih,
tak mau hilang bentuk, aku - meski membatu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Sering dibaca
-
Mripate ndamar kanginan . Mripat , adalah mata , ndamar berasal dari tembung damar , yaitu lampu minyak dengan sumbu. Tembung damar mend...
-
Modernisasi dalam ilmu sosial merujuk pada sebuah bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang leb...
-
[ndamar] - Ular tangga adalah permainan papan untuk anak-anak yang dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Papan permainan dibagi dalam kotak-ko...
-
Saat aku ingin tersesat, hanya untuk mengantar jenuh pada tapak-tapak kaki yang mengering perlahan. Dan akan ku hujani sepi dengan deret a...
-
"Enak tidak selalu nikmat, tapi nikmat selalu enak" [ndamar] - Sebuah kalimat yang terucap sebelum makan di gang sempit itu. ...
-
Tulisan ini lanjutan dari post " Iklan Tv, Propaganda terbesar di Indonesia [bagian 1] " yang tetap dengan tema yang sama. Saat i...
-
becak reot terlelap sepi mampus dikota mati sesekali dera kenalpot lewat, begitu cepat muncul wanita tua dari gang sempit, mendekat d...
-
Jakarta banjir. Sepertinya bencana tersebut sudah menjadi hal yang biasa di masyarakat jakarta, begitu juga dengan masyarakat diluar j...
-
[kanginan] sajak pagi siluet pagi. bersama dering pesanmu, telat masuk replay pun tak terbalas meski terbaca olehmu menikmatimu pada ...
-
Hai pembaca yang entah darimana. Aku sedang ingin menulis beberapa catatan untuk waktu ini. Sepertinya ini akan sedikit berlebih kedengaran...
No comments:
Post a Comment